Cara Memperkenalkan Diri Para Pembicara

Cara Memperkenalkan diri Para Pembicara Audiens Sentris
Cara Memperkenalkan diri Para Pembicara Audiens Sentris

Cara Memperkenalkan diri Para Pembicara — Jurubicara.com. Bagaimana sih cara memperkenalkan diri pada saat menjadi pembicara yang baik di depan umum? Apakah anda sering memperhatikan cara perkenalan sang nara  sumber di dalam acara training pelatihan? Menurut anda, apakah cara memperkenalkan diri sang nara sumber sudah baik?

Menurut Juru Bicara Indonesia, terdapat dua cara memperkenalkan diri para pembicara yang umum ditemukan di dalam ruang pelatihan. Pertama, cara memperkenalkan diri model para pembicara model “pembicara sentris” dan kedua, cara memperkenalkan diri para pembicara model “audiens centris”.

cara memperkenalkan diri para pembicara audiens sentris
cara memperkenalkan diri para pembicara audiens sentris

Cara memperkenalkan diri Para Pembicara “Pembicara Sentris”

Sang nara sumber memberikan perkenalan diri dengan berpusat pada diri sendiri.  Ciri-ciri pembicara sentris adalah memberitahukan tentang prestasi, performa, dan pengalaman hidupnya secara mendetail. Seringkali terjadi, para pembicara sentris turut memperkenalkan istri, anak, dan keluarganya secara komplit. Bahkan, pembicara sentris mencamtumkan riwayat pendidikan, pekerjaan dan pengalaman organisasi secara lengkap. Malahan, masih ditambah dengan bonus pengenalan alamat tempat tinggal.

Sisi positif cara perkenalan diri para pembicara “pembicara sentris” adalah membangun suasana akrab, terbuka, dan dekat dengan audiens. Sisi kelemahannya adalah terlalu memboroskan waktu sehingga mengurangi durasi penyampaian materi yang dinikmati oleh audiens. Lagi pula, apakah ada hubungan antara keluarga dengan kualitas performa saat tampil di depan audiens?

Cara Memperkenalkan diri Para Pembicara Audiens Sentris
Cara Memperkenalkan diri Para Pembicara Audiens Sentris

Cara Memperkenalkan Diri Para Pembicara “Audien Sentris”

Sang nara  sumber menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, menyampaikan skill yang dikuasai dan mengutarakan tujuan yang akan dirasakan oleh audiens.

Dengan cara ini, sang pembicara sedang menyatakan bahwa yang terutama adalah manfaat, kegunaan, dan fungsi yang dirasakan oleh audiens oleh kehadirannya.

Contoh perkenalan model audiens sentris adalah, ”Terima kasih pada panitia yang telah memberikan kesempatan untuk turut berbagi manfaat dalam pelatihan ini. Saya, Mr. Nara Sumber memiliki pengalaman dan pengetahuan  pada tema materi training ini. Tujuan saya adalah agar setelah training ini selesai, maka setiap orang yang hadir di dalam kelas ini, anda semua benar-benar menjadi pembicara yang handal saat berbicara di depan umum. Apakah anda siap menjadi pembicara yang handal? Apakah anda mau menjadi pembicara yang percaya diri?”

Cara memperkenalkan diri para pembicara “audiens sentris” adalah cara perkenalan diri yang to the point, langsung, dan tepat sasaran. Pertama, memperkenalkan diri secara sopan dengan mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara atau tuan rumah. Kedua, mengungkapkan jati diri sesuai dengan materi training sehingga mendapatkan kepercayaan dari audiens. Ketiga, menyatakan tujuan dan harapannya secara jelas yaitu agar audiens mendapatkan manfaat dari pelatihan.

Cara memperkenalkan diri Para Pembicara Yang Handal
Cara memperkenalkan diri Para Pembicara Yang Handal

Cara memperkenalkan Diri Para Pembicara Ideal

Cara memperkenalkan diri para pembicara “audiens sentris” benar-benar fokus, singkat, dan tepat sasaran. Cara memperkenalkan diri ini tidak membutuhkan durasi waktu yang lama, sehingga akan efektif, karena audiens langsung akan mendapatkan saripati materi pelatihan yang sesungguhnya.

Tujuan training adalah agar audiens mendapatkan paradigma, mindset, skill dan semangat baru. Sehingga, ada tidaknya perubahan, perbedaan, dan peningkatan pasca training dan sebelum training dapat diukur secara tepat.

Bagaimana menurut anda? Apakah anda cenderung memperkenalkan diri model “pembicara sentris”? Atau sudahkah anda menjadi pembicara handal yang memperkenalkan diri model “Audiens Sentris”? Pastikan bahwa cara memperkenalkan diri anda benar-benar tepat sehingga menjadikan audiens anda sebagai pihak yang terpenting di dalam ruang pelatihan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*